Do Good… See it… Well done!

Padang rumput image

Salah satu hal yang patut kita syukuri bersama adalah fenomena munculnya beragam disain atau model dalam cara muslimah menutup auratnya. Indah. Semakin hari, ini hal yang patut disyukuri selalu. Ketika kesulitan terasa di masa lalu, justru kini berbalik 180 derajat. Indah.

Ada satu nasihat, yang juga sering penulis lafadzkan dalam untaian doa adalah tentang makna kesempurnaan. Nasihatnya begini, “Sempurna itu di akhirnya.” Yup.

Waktu memang singkap misteri semua kehidupan. Nobody knows where it goes. Semua hulu dan hilir kebaikan pada akhirnya memang kita arahkan ke satu kata “sempurna”. Maraknya muslimah yang kini semakin menyadari kesempurnaan hambaNya dalam rangka taat sangatlah lebih bernilai di hadapan Allah jika selalu diikuti dengan ketaatan dan ketundukan yang lain. Tentu semakin lama harus semakin menyeluruh. Beberapa hal yang bisa mendukung semakin bernilainya kita di hadapan Allah yang Maha Indah dalam menutup aurat adalah yang akan disampaikan berikutnya.

Pertama, penyadaran. Hal yang baik selalu didahului dengan rasa sadar (conciousness). Bahkan di dalam semua tindakan kita semestinya benar-benar dilandasi dengan rasa sadar. Jika menjalani hidup ini dengan ketidaksadaran (unconciousness) bisa jadi hidup yang kita jalani lebih seperti zombi atau robot. Hati kita bukan menjadi raja bagi tindakan kita. Seseorang baru disebut ‘sadar’ bila ia telah melalui proses berpikir yang mendalam. Sehingga dengan begitu, kita akan terhindar dari sikap ikut-ikutan tanpa dasar.

Kedua, teladan. Perbaikan diri seseorang sangat efektif bila dengan keindahan melalui teladan sikap. Percaya atau tidak, sikap atau tindakan itu lebih banyak ‘berbicara’ daripada melulu nasihat, meski tentunya tanpa mengurangi esensi nasihat itu sendiri. Ini penting, mengingat banyak faktor yang salah satunya, misalnya, usia. Betapa banyak orang yang lebih muda sebenarnya ingin menyampaikan kebaikan namun bingung cara menyampaikannya. Betapa inginnya pula teman sebaya kita menjadi sahabat yang lebih sempurna dalam ketaatan pada Sang Khaliq. Nah, dengan sikap dan tindakan seorang muslimah dalam menutup auratnya dengan kaffah justru lambat laun akan diterima dengan baik sebagai hal yang memang seharusnya.

Ketiga, hidayah. Bagaimanapun baiknya seseorang adalah karena ikhtiar dan kehendak Allah juga. Untuk itu semoga kita senantiasa istiqamah dalam menyebarkan kebaikan. Wllahu’alam.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: